Sales

Hampir setiap hari pintu rumah saya selalu tertutup. Bukannya tanpa alasan, saya pengidap trauma sales. Entah kenapa sales-sales yang setiap hari selalu berkeliaran di kampung saya, mulai dari sales kosmetik, abate, kompor gas, cara mereka menyampaikan produknya ke customer menyebalkan sekali, tak jarang diiringi unsur pemaksaan.Setiap kali pintu terbuka dan kebetulan liat ada sales di kejauhan, dengan paniknya saya bersegera menutup pintu. Takut, deg-degan, was-was. Kehadiran mereka seakan menjadi momok. Kepercayaan saya pada sales menjadi nihil. Bahkan ketika mereka berusaha mengetuk pintu pun, nggak bakal deh saya bukain.

Masalah timbul kalo saya lupa menutup pintu dan saya kebetulan lagi di ruang tamu. Mau nggak mau ya musti dihadepin. Jujur saya itu orangnya pekiwuhan, mau nolak kok yo kadang angelmen. Kalo pas saya berada di kamar, kadang si sales nyelonong masuk ke ruang tamu sambil ngintipin, nyari si empunya rumahnya ada apa nggak. Luweh, saya tep ngumpet di kamar. Tak jarke sak suwimuu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s