Dikendalikan, Bukan Mengendalikan

Kesibukan adalah tanda bahwa engkau dikendalikan, bukan mengendalikan – mybothsides.

Super sekali quote dari mas Arief Budiman, founder Petakumpét yang sekarang udah jadi salah satu agency gedhe di Indonesia. Kesibukan memang melalaikan. Kita dikendalikan, baik itu pekerjaan, uang, ataupun berbagai hal yang menurut kita membahagiakan, tapi justru hal yang paling disesali ketika kematian datang. Semacam, wes biasa nyesel ning mburi. Bukankah seharusnya kita berpikir, mempelajari dari generasi orang-orang sebelumnya… wong ya diberi akal pikiran. Namun, meskipun berpikir urusan akal pikiran, tetap saja urusan memutuskan itu bagiannya hati. Sepertinya kita perlu membuka hati untuk menerima hasil pemikiran dari akal, dan konsekuensi logis & tanggung jawab dari keputusan-keputusan itu biarlah raga yang mengurusnya. Bukannya memiliki kesibukan itu nggak boleh, namun adakalanya kita juga perlu memikirkan waktunya untuk istirahat, waktunya untuk bersama keluarga/kerabat/teman, waktu bersama Rabbul ‘Alamin. Nggak boleh berat sebelah, semua harus adil… dibagi sesuai porsinya. Mari, kita selokan sebagian waktu kita untuk Allah, dan orang-orang yang kita sayang. Beri mereka perhatian, agar tercipta kebahagiaan. Kendalikan, bukan dikendalikanšŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s