Bulp

P20121028-075431

This morning I found myself inside this lil box.

Iklan

Kapokmu Kapan Zil!

“…dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). …” (QS. An Nuur:26)

Kalo masih kayak gini ngarep wanita yang baik, sholehah itu semacam ingin merengkuh seluruh lautan hanya dengan satu gayung.

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan keruniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (Q.S. Ali Imran: 7)

Harus Su’udzon

Co

Aku harus belajar untuk su’udzon sama kode-kode yang aku ketik (dan yang aku tebar ke kamu). Kalo khusnudzon trus ketemu bug pas udah dirilis (atau udah jadi istri) lak malah mbahaya. Yo rak? Mungkin di sinilah su’udzon memiliki kesempatan untuk bernilai pahala, hasil dari koding kan sebagian bisa disedekahin 😀

Lipstik Lipsing – Suburban Love

Sebenernya berasa de javu pas bikin ini posting, cuman berhubung abis tak cek kok nggak ada ya wis aku buat aja hehe. Pertama denger lagu ini sih kesan pertamanya: asyik dan menarik, enggak melulu dengan musik yang mendayu-dayu gitu meskipun ini lagu aslinya termasuk lagu galau.

Jadi gini, kata Bul Umam (yang abis diceritain pacarnya, mbak Prima) Suburban Love itu berawal ketika si vokalisnya (eh atau siapa yak XD) lagi menjalani masa KKN. Nah, dia naksir sama cewek temen KKN-nya, cinta lokasi kali ya. Tau sendiri lah endingnya, bisa dibaca dari lirik lagunya.. cinta bertepuk sebelah tangan :’D *puk puk* Dari situ, terinspirasilah buat nyiptain lagu ini.

Oh iya, sekalian mau bantu promosi bukunya mbak Prima yang judulnya sama kayak lagu ini, Suburban Love 😀

Thumbnail

Cerita-cerita dalam kumpulan ini merupakan sebuah antologi memori. Sebuah usaha untuk selalu mengenang, mencatat, merenungkan, atau mungkin mengobati sebuah “luka”. Apakah setelah membaca cerita-cerita dalam kumpulan ini kita juga akan terluka? Semoga iya. Karena itu membuktikan kita pernah punya “cinta” hihi :’)

 Kalo mau pesen bisa lewat sini 😀

Premium Rush

P20121007-093634

 

Berawal dari rencana nonton TED (2012) sama Alba, Bhayu, Barris Na plus Kiki, nyampe XXI Paragon dihadapkan dengan masalah seats yang udah penuh. Pol. Tinggal barisan depan sendiri. Mosok yo aku kudu ndangak karo muni wow. Gah men. Yowes, ganti nonton Premium Rush (2012) akhirnya 😥

Berhubung kita nyampe sana jam 20.15-an dan filmnya dimulai 21.10, njuk dolan dulu ke Gunung Agung. Selain menambah kecakepan 10%, juga memberikan energi positif bagi pertumbuhan otak yang mulai penuh dengan urusan jodho ini. Too much galau will kill you sih kata orang. Banyak buku-buku yang bikin ngiler, mulai dari programming game dengan html 5, buku travelling guide ke beberapa negara asing, sampe majalah-majalah desain yang harganya bisa buat makan sebulan 😐

Oh sudah 21.10. Tidak lupa mereka pipis dulu sebelum nonton. Kecuali saya. Jebul filmnya apik e tuips, pitnya bisa mlaku banter. Kejar-kejaran sama polisi, trus mikirin what will happen if lewat sini, sini dan sini. Ngosek lalu lintas, nguawur banget pokoke. Yapiye maneh, namanya juga kerja serabutan sebagai messenger. Ga rugi lah 😀